Habib Umar bin Zain bin Smith pernah
menjelaskan: “Para Ulama atau Wali ada yang rahasia keberkahannya (sirrun)
terletak pada kitabnya, seperti Al-Imam Nawawi yang berada pada kitab beliau AL-MINHAAJ
dan SYARAH MUSLIM pada saat itu
beliau belum menikah padahal usianya 44 tahun, Habib Abdullah Al-Haddad
mengatakan: “seandainya imam nawawi berusia sama seperti imam ghazali, maka
beliau dapat menyebarkan ilmu-ilmu sama seperti yang telah disebarkan imam
ghazali”.
Dan yang kedua ada yang rahasia keberkahan mereka terdapat pada
murid-muridnya seperti Imam Abu Hasan As-Syadziliy, diantara murid beliau
adalah Abu Abbas Al-Musriy.
Dan ada juga yang rahasia keberkahannya terdapat pada
putra-putranya, seperti Syech Abu Bakar bin Salim.
Dan ada yang rahasia keberkahannya terdapat pada kitab, murid dan
anaknya, seperti Al-Habib Abdullah Al-Haddad.
(كلام الحبيب علوي بن شهاب
– 1/323)
Suatu malam ketika Habib Abdullah
Al-Haddad masuk masjid Ba’alawi, tiba-tiba beliau tercengang dan gemetaran,
lalu Habib Abdullah bin Abu Bakar Al-Idrus menggenggam tangan beliau dan
mengatakan: “ Masuklah… ini kakek mu Muhammad SAW, ini kakek mu Faqih Muqaddam,
ini kakek mu Abdurrahman Assegaf dan yang ini fulan dan fulan,
kemudian Nabi SAW memberkahi beliau dan mendoakannya.
(كلام الحبيب علوي بن شهاب – 1/378)
Ketika ada seseorang yang menyakan
apa Madzhab beliau, Habib Abdullah Al-Haddad menjawab: “sebenarnya aku ingin
menjawab madzhabku adalah Al-Qur’an dan Hadits, tapi khawatir akan keingkaran
(yang menyebabkan selisisih, bingun dan masalah), lalu aku menjawab: Madzhabku
adalah madzhab Imam Muhammad bin Idris As-Syafi’i rahimahullah, kemudian
setelah itu tiba-tiba ada seseorang yang datang padaku dan mengatakan: “kenapa
kamu tidak mengatakan apa yang kau inginkan? Katakanlah: Madzhabku adalah Kitab
dan Sunnah!
Aku mendapat kabar bahwa ternyata orang tersebut adalah Nabi Khidir
‘alaihissalam. (kitab ghayatul qashdi wal muraad – 1/61).
Sebagian dari para pemimpin ulama
mengatakan: “Seandainya masih ada Nabi setelah Rasulullah SAW pasti Al-Habib
Abdullah Al-Haddadlah orangnya, karena begitu hebat dan luar biasa dakwah
beliau.
(كلام الحبيب علوي بن شهاب – 2/324)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar